Archive for Oktober 2016
Cara Membuat Blog Dengan Menggunakan Blogger.com
Langkah 1 : Membuat Email dari Gmail.com ( Tapi jika sudah ada akun Gmail.com lewati cara ini ) Buka Gmail.com lalu klik buat akun lalu lanjutkan dengan mengisi kolom kolom yang di tunjukkan dibawah iniLangkah 2 : Buka Blogger.com, lalu login menggunakan akun gmail yang telah dibuat.
Langkah 3 : Mulai membuat blog baru, yaitu mengklik Blog Baru, maka akan muncul tampilan seperti gambar di bawah ini, perhatikan penomoran pada gambar
Keterangan Gambar :
- Nama blog
- Url Blog, Jika belum ada menggunakan maka akan ada tanda centang di sebelahnya
- Template untuk Blog
- Melanjutkan rangkaian pembuatan Blog baru
Langkah 4 : Mulailah membuat artikel dengan Mengklik "Entri baru" di bagian dashboard Blog
Langkah 5 : Selesai,. sekarang anda dapat Mengkreasikan Bloag anda
Dibawah ini adalah contoh tampilan HTMLku yang telah di Screenshot
Untuk mendownload filenya klik Download file
Contoh mengolah data menggunakan Microsoft Office Word
Contoh bentuk Undangan
Download file
Contoh Halaman Bolak Balik
Download file
Contoh Mengolah Data Menggunakan Microsoft Office Excel
Contoh Mencari Nilai Fungsi
Download file
Contoh Daftar Nama Dan Alamat Pada Undangan
Download file
Contoh Mengolah Data Menggunakan Microsoft Office Powerpoint
Contoh Menggunakan pptplex
Download file
Bintang Paling Terang
“Mata
yang Selalu mengantuk” itu adalah nama saya, nama yang selalu disebut sebut
oleh teman saya, tapi memang benar, mata saya selalu terlihat mmengantuk
seperti tidak tidur seharian. Nama saya Muh Naim, lahir di Takalar, 10 juli
1998, seorang Maba UNHAS prodi Statistika. Saya adalah Anak Ke lima dari enam
bersaudara, sejak masih duduk di bangku TK, bisa dibilang keluargaku cukup
sejahtera, Keseharian kami cukup bahagia dan menikmati masa masa kecilku yang
manis nan ceria di kampung saya, Takalar.
Dua
Thun Kemudian, ayah saya pension dari pekerjaannya sebagai seorang PNS, waktu
itu usia saya masih 8 tahun dan semua saudara- saudara saya masih bersekolah,
tentu memerlukan biaya tanggungan yang tidak sedikit karena saya punya 5 saudara.
Selama beberapa tahun keluarga saya hidup sangat sedehana, ibu saya adalah
seorang penjahit tapi pekerjaan itu belum cukup untuk memenuhi kebutuhan rumah
dan kebutuhan sekolah, sehingga ayah saya mengambil kredit agar dapat mencukupi
biaya sekolah kami waktu itu. Ibu saya sudah bekerja menjadi seorang penjahit,
penjual campuran, penjual kue dan sebagainya, tapi pekerjaan itu selalu tidak
bertahan lama karena permasalahan modal usaha yang tidak kembali. Ayah saya
berusaha mencari tempat mengutang di warung- warung agar kami bias makan, ayah
sya juga menyicil motor agar dapat mempermudah kebutuhan sehari hari.
Dalam
selang beberapa bulan, keluarga kami kembali terpuruk dalam masalah kebutuhan,
jadi tidak heran jika kami terkadang makan hanya dengan lauk air garam, ibu
saya sering menangis setiap melihat kami makan dengan lauk tersebut jadi orang
tua saya lebih memilih mengutang lagi di warung untuk membeli mie instant
daripada harus melihat kami makan dengan air garam. Demi kebutuhan makan mereka
harus menahan malu karena sering mengutang. Ibu saya mulai kesal dengan masalah
kehidupan ini, ibu saya menjadi marah dan bertengkar dengan ayah saya, ketika
saya masih duduk di bangku SD,ibu saya ingin meninggalkan rumah dan kembali ke
saudara-saudaranya di Maros, tapi pada malam itu ayah saya tidak ingin melepaskan ibu saya
pergi begitu saja meninggalkan kami. Ia merebut ponsel ibu saya agar ibu saya
batal berangkat, tapi alhasil, ibu saya makin marah. Ia mengejar ayah saya
hingga keluar rumah dengan pisau yang ada di tangannya. Saya dan saudara
saudara saya saat itu hanya bias menangis melihan kedua orang tua kami yang
tidak akur. Tapi karena ibu saya tidak berhasil mengejar ayah saya, ia lantas
kembali ke rumah dan tetap memutuskan untuk berangkat malam itu juga, dan ayah
saya malam itu tidak pulang ke rumah karena takut akan di kejar lagi dengan ibu
saya
Beberapa
minggu setelah kejadian tersebut, ibu saya terkadang kembali ke Takalar untuk
melihat kondisi kami. Tapi saat itu hubungan kedua orang tua saya masih belum
akur.
Beberapa
bulan kemudian pihak dari cicilan motor sering dating ke rumah, tapi karena
ayah saya tidak punya uang ayah saya hanya bias menggadaikan barang barang yang
ada dirumah, salah satunya ialah mesin jahit kesayangan ibu saya. Namun dengan
tindakan tersebut ibu saya menjadi makin marah, ayah saya juga sudah tidak tahu
harus apa agar dapat membayar cicilan motor.
6
tahun kemudian, ayah saya resmi cerai dengan dengan ibu saya, saat itu saya
berumur 15 tahun dan ibu saya menikah lagi. Doa saya terkabul karena kejadian
tersebut kedua orang tua saya dapat akur kembali. Lebih baik seperti ini
daripada harus melihat mereka terus bertengkar. Berbicara tentang doa, saya
punya banyak sekali doa, doa saya telah terkabul beberapa kali, contohnya saja saya
telah berhasil lulus di UNHAS dengan prodi Statistika, saya sangat senang Allah
mengabulkan doaku, dan yang paling membuat saya senang adalah saya juga lulus
beasiswa bidikmisi, itu sungguh keajaiban, saya sangat bersyukur Allah
mengabulkan doa- doa saya. Dengan beasiswa tersebut saya bisa membantu orang
tua saya untuk biaya kuliah dan makan di kosan
Setelah
menjadi penerima bantuan dari pemerintah ini, maka saya harus terus menorah
prestasi di bidang akademik maupun non akademik, saya ingin membuat kedua orang
tua sya tersenyum lebar sambil memeluk saya dan berkata bahwa mereka bangga
punya anak sepertiku
Saya
teringat betapa kerasnya perjuangan kedua orangtua saya memenuhi kebutuhan
anaknya ini, mereka mengajarkan betapa kerasnya kehidupan, mereka mengajarkan
betapa berharganya sebuah keluarga, mereka mengajarkan pengetahuan- pengetahuan
yang tidak diajarkan di sekolah, mereka adalah yang terbaik.
Maka
dari itu saya bercita-cita menjadi orang yang berprestasi, menjadi orang yang
sukses, menjadi pegawai teladan di kantor dan mempunyai jabatan sebagai seorang
pemimpin, seorang pemimpin di kantor Badan Pusat Statistika. Akan kubuat
orangtua saya menangis bahagia melihat saya menjadi sosok yang mereka dambakan,
akan ku raih mimpiku, tidak hanya membahagiakan kedua orangtuaku tapi juga
seluruh sahabat sahabat yang telah mendukungku dari belakang. Saya ingin
menjadi “bintang yang paling terang” di antara mereka, akan kubuat indonesiaku
bangga atas prestasi-prestasiku. Saya ingin berguna bagi keluarga, sahabat, dan
teman-teman yang belum saya temui karena kita dapat dikatakan sukses jika kita
berguna bagi orang lain, dan dengan program beasiswa bidikmisi ini saya ingin
mempunyai prestasi sebanyak mungkin dan berguna bagi Indonesiaku ini
Created by : Muh Naim (Statistika
Unhas)
Biodata Diri
Nama lengkap : Muh Naim
Nama
Panggilan : Naim
Tempat Tanggal
Lahir : Takalar, 10 Juli 1998
Jenis
Kelamin : Laki-laki
Agama : Islam
Kewarganegaraan : Indonesia
Alamat : Ramsis
Unhas Unit 1 Blok B Lt. 2 No. Kamar 212
No. Telepon : 085242360368
Riwayat Pendidikan
Sekolah
dasar : SDI Kalampa
SMP : SMPN 2 Takalar
SMA : SMAN 3 Takalar
















